Review Film Tower Heist. Tower Heist adalah film komedi aksi yang dirilis pada 2011, menggabungkan formula heist klasik dengan sentuhan humor khas Hollywood. Disutradarai oleh Brett Ratner, film ini membawa cerita tentang sekelompok karyawan gedung pencakar langit mewah yang kehilangan tabungan pensiun mereka karena penipuan keuangan. Mereka kemudian merencanakan balas dendam dengan mencuri uang dari penthouse pemilik gedung yang licik. Dengan pemeran utama yang kuat seperti Ben Stiller, Eddie Murphy, Alan Alda, Casey Affleck, Matthew Broderick, Téa Leoni, Michael Peña, dan Gabourey Sidibe, film ini menjanjikan kombinasi aksi ringan, komedi slapstick, dan sedikit kritik sosial terhadap keserakahan korporat. Meski tidak masuk kategori masterpiece, Tower Heist berhasil jadi hiburan ringan yang menghibur bagi penggemar genre heist yang tidak terlalu serius. BERITA OLAHRAGA
Plot dan Alur Cerita: Review Film Tower Heist
Cerita berpusat pada Josh Kovaks (Ben Stiller), manajer gedung Tower yang sangat bangga dengan pekerjaannya. Ketika pemilik gedung, Arthur Shaw (Alan Alda), terbukti menipu karyawan dan menyembunyikan uang di penthouse-nya, Josh beserta tim kecilnya memutuskan mencuri kembali uang itu. Mereka merekrut Slide (Eddie Murphy), pencuri profesional yang baru keluar penjara, untuk memimpin rencana. Alur cerita berjalan cepat dengan berbagai persiapan klasik heist: mencuri kartu akses, mempelajari keamanan, dan menyusun tim dengan keahlian masing-masing. Ada momen lucu saat tim berlatih menggunakan peralatan, serta ketegangan saat hampir tertangkap petugas keamanan. Meski plotnya sederhana dan bisa ditebak, film ini pintar memanfaatkan karakter untuk menghasilkan komedi situasional yang cukup menghibur. Sayangnya, bagian klimaks terasa agak terburu-buru dan kurang kreatif dibandingkan persiapan yang sudah dibangun sebelumnya.
Penampilan Pemeran dan Dinamika Tim: Review Film Tower Heist
Salah satu kekuatan utama Tower Heist adalah chemistry antar pemeran. Ben Stiller memerankan Josh sebagai pemimpin yang serius tapi gugup, memberikan kontras lucu dengan Eddie Murphy yang tampil sebagai Slide—karakter pencuri jalanan yang penuh percaya diri dan sedikit arogan. Eddie Murphy berhasil kembali ke bentuk terbaiknya di sini setelah beberapa tahun kurang bersinar, dengan dialog tajam dan timing komedi yang pas. Alan Alda sebagai penjahat kaya yang licik terasa sangat meyakinkan meski waktu layarnya tidak terlalu banyak. Matthew Broderick dan Michael Peña memberikan dukungan komedi yang solid sebagai karyawan gedung yang canggung tapi setia. Téa Leoni sebagai agen FBI yang pintar dan Gabourey Sidibe sebagai petugas parkir yang akhirnya ikut tim juga menambah warna tanpa terasa dipaksakan. Dinamika tim yang beragam ini jadi daya tarik utama—mereka bukan tim heist profesional, melainkan orang biasa yang terpaksa jadi pencuri, sehingga momen kegagalan dan keberhasilan terasa lebih relatable dan lucu.
Kelebihan dan Kekurangan Secara Keseluruhan
Tower Heist berhasil sebagai hiburan ringan karena menggabungkan aksi yang tidak terlalu rumit dengan komedi yang cukup konsisten. Adegan-adegan persiapan heist dan momen slapstick di gedung mewah memberikan tawa yang cukup, terutama saat karakter-karakter “amatir” berusaha beraksi seperti profesional. Kritik sosial terhadap keserakahan para miliarder di masa krisis ekonomi 2008 juga terasa relevan meski disampaikan dengan cara ringan. Namun, film ini punya kekurangan: plotnya terlalu mudah ditebak, beberapa lelucon terasa dipaksakan, dan bagian akhir terlalu cepat serta kurang memuaskan. Beberapa subplot (seperti romansa kecil) terasa tidak perlu dan mengganggu ritme. Secara keseluruhan, Tower Heist bukan film heist terbaik sepanjang masa, tapi cukup menghibur untuk ditonton saat ingin sesuatu yang tidak terlalu berat dan penuh tawa.
Kesimpulan
Tower Heist adalah film komedi aksi yang menyenangkan dengan pemeran ensemble yang solid dan konsep sederhana yang dieksekusi dengan baik. Meski tidak inovatif dan plotnya bisa ditebak, kekuatan utamanya ada pada chemistry antar pemain serta humor situasional yang berhasil menghibur. Film ini cocok ditonton bersama teman atau keluarga saat ingin hiburan ringan tanpa perlu mikir terlalu dalam. Bagi penggemar genre heist yang lebih santai, atau siapa saja yang suka melihat Ben Stiller dan Eddie Murphy bekerja sama, Tower Heist layak diberi kesempatan. Skor akhirnya cukup layak sebagai hiburan akhir pekan—tidak luar biasa, tapi pasti bisa membuat penonton tersenyum dan lupa sejenak tentang masalah sehari-hari.